Nama Hari Pasaran Jawa

Hallo sahabatku semua bagaimana kabarnya hari ini tentu baik saja bukan? Semoga dalam keadaan sehat selalu sehingga melakukan aktifitas bisa lancar. Karena jika sehat jasmani dan rohani, segala macam pekerjaan yang ringan maupun berat dapat diselesaikan dengan sesuai peta rencana. Sehat merupakan modal awal dan dasar, karena apabila dalam kondisi sedang tidak sehat maka semua kegiatan atau setumpuk rencana akan terhenti selama belum sembuh. Jadi sangat penting menjaga kesehatan sebelum sakit datang menghampiri. Karena lebih baik mencegah daripada harus mengobati. Ingat ketika rasa sakit datang bagaikan banjir bandang. Tetapi sembuhnya perlu waktu seperti air banjir bandang tadi secara berlahan, tidak bisa seketika langsung pergi.

Dikesempatan ini akan sedikit memperkenalkan Hari Pasaran Jawa. Bagi orang yang asli dari Jawa, tentu telah tahu apa itu Hari Pasaran dan bahkan hafal diluar kepala, memang tidak banyak hanya ada 5 nama. Dari 5 nama tersebut akan disebutkan satu per satu. Sebenarnya Hari Pasaran Jawa ini, tidak dapat berdiri sendiri harus dipasangkan seperti Senin, Selasa, Rabu dan seterusnya. Sedangkan nama Hari yang telah kita ketahui selama ini kan ada 7 totalnya. Nanti nama Hari yang telah kita ketahui digabungkan. Langsung saja disimak dibawah ini dan jangan lupa makanan ringannya Snack.

  • Legi
  • Paing
  • Pon
  • Wage
  • Keliwon

Diatas merupakan nama Hari Pasaran Jawa. Tetapi yang telah disebutkan tidak dapat berdiri sendiri harus dipasangkan dengan Senin, Selasa dan seterusnya. Sebagai contoh perhatikan dibawah ini biar lebih jelas.

Senin Legi
Selasa Paing
Rabu Pon
Kamis Wage
Jumat Keliwon
Saptu Legi
Minggu Paing
Senin Pon
Selasa Wage
Rabu Keliwon
Kamis Legi
Jumat Paing
Saptu Pon
Minggu Wage
Senin Keliwon
Contohnya seperti itu dan terus berulang.

Hari Pasaran Jawa, sangat penting sekali bagi sebagian masyarakat karena jika mau mempunyai hajat apapun itu. Di awali dengan menghitung jumlah isi Harinya. Nanti dilain kesempatan akan dijelaskan apa itu isi Hari dalam kebudayaan Jawa. Karena perhitungan neptu dino sangat penting seperti hajat nikahan, khitanan, tujuh bulanan, pindah rumah, mengawali suatu bisnis atau berdagang dan sebagainya.

Karena tidak sertamerta menentukan Hari semaunya. Misalnya lusa libur panjang selama tiga Hari. Tetapi ketika dihitung kurang baik maka tidak bisa dilaksanakan.

Semua itu tergantung kepercayaan yang diyaqininya. Jadi kembali kepada nuraninya sendiri mau menjalankan apa tidak. Yang terpenting adalah saling rukun dan dapat menghargai satu dan lainnya. Dan tidak memaksa untuk mengikuti. Kerukunan paling utama dari segalanya.

Next Post Previous Post


Silahkan Baca Juga: